Lebih Jauh Tentang Garam


Kita sudah paham bahwa barang murah sederhana bernama garam mempunyai fungsi strategis dalam pemeliharaan koi. Khasiatnya untuk menurunkan tingkat stres melalui mekanisme osmosis, dan sebagai antiseptik sudah jamak dimanfaatkan. Bukan itu saja sebenarnya manfaat yang bisa kita ambil, karena garam juga bisa menjinakkan nitrit.

Pada proses nitrifikasi yang terjadi di dalam filter biologis, nitrit adalah produk perantara dari amoniak sebelum menjadi nitrat. Meskipun tingkat keberacunannya tinggi, secara umum nitrit tidak perlu dikhawatirkan karena setelah terbentuk segera teroksidasi menjadi nitrat yang relatif aman. Bagaimanapun ada kondisi tertentu yang menyebabkan filter tidak mampu memroses nitrit. Kondisi ini selalu terjadi pada filter baru yang belum matang.*)


Bila nitrit masuk ke peredaran darah koi, pendeknya, koi keracunan. Jumlah nitrit yang bisa masuk ke darah koi sebenarnya bisa dihambat dengan klorida. Semakin tinggi rasio antara klorida dibandingkan dengan nitrit, semakin sedikit nitrit yang bisa memasuki sistem peredaran darah koi.


Bagaimana cara meningkatkan klorida dalam air? Garam!


Garam kasar adalah sodium klorida dan bisa dengan mudah dimanfaatkan untuk hal ini. Seberapa banyak garam yang harus dimasukkan, tergantung kadar nitrit. Agar nitrit tidak mengancam, rasio kadar garam/kadar nitrit yang disarankan adalah 20/1. Misalkan kadar nitrit adalah 1 ppm, maka kadar garam yang diperlukan adalah 20 ppm (sama dengan 0,02 ppt).


Jadi penggaraman kolam bisa bermanfaat selama periode eksplosi nitrit.


~semoga koi-koi kita berbahagia~


*) akan dibahas pada tulisan lain tentang "New Pond Syndrome"

946 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua